LEMBAR MONOKROM HITAM PUTIH
Kenangan itu menempel di otakku
lembaran monokrom hitam putih itu
mengalir di sela desir angin rindu
sebagai oleh-oleh untuk perempuan itu
"sarapannya sudah siap"
sebuah hal yang susah untuk di lupa
ruangan berisikan nasi dan satu biji ayam
menghunuskan hati untuk mengulang waktu itu
Rambut ikal panjangnya mengingatkan ku
satu per satu omongan deras memarahiku
lekat di hati yang mungil ini
dengan kengangan yang indah ini
Bunga bermekaran di halaman rumah
setangkai yang indah warnanya
merah muda bagai dahayu
sang perempuan rambut ikal itu
Sidoarjo, 2026
Komentar
Posting Komentar