SEBUAH PENA DENGAN SEGALA ISINYA



Sebuah pena itu mencatatkan sebuah jurnal

Ia melihatku sedang melakukan sesuatu

Mencoba meneteskan tinta,

Dengan menulis,

“Hari pertama di pondok”

 

Sebuah pena itu menjarah sesuatu dalam kehidupannya

Goresan pada tintanya tak sama sekali diam

Mengisahkan hari demi hari

Yang terus berdeda alur

Mencatat, mencatat, dan mencatat

 

Sekelumit kertas mengatakan

“Aku lebih takut pada seseorang yang memegang pena daripada prajurit yang bersenjatakan lengkap”

Tuangan kata sang kertas

Seolah memicing padaku

 

Sebuah pena yang penuh sepia

Meneteskan sebuah huruf

A sampai Z,

Merangkai sebuah jurnal

menulis tentang semua yang kulakukan


Sidoarjo, 2026


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANGUNAN KECIL KALA ITU